Kamis, 30 Oktober 2008

Berlari Padamu

Sejak bulan tak purnama
Aku meniduri malam yang pekat
Ku pahat kata-kata bisu
Jalan ini tak pernah sama
Duri-duri tajam menusuk disela-sela tubuhku yang makin kusut
Aku merayap dilorong waktuyang pengap, mengintai tiap jejak
Kaki yang masih membekas
Sunyi mencekat, memenuhi rongga dada
Disini tak ada ruang yang tersisa
Benih-benih rindu ku semai entah melayang kemana
masih sunyi, seperti siang yang menanti malam
Ada luka yang ku tangisi sepanjang waktu
Sepanjang sisa waktuku
Aku berharap bus bisa berlari padamu

0 komentar:

Template by : Kiswanto template-kis.blogspot.com